Baru Perkiraan
Ketika melihat seorang bapak memarahi anaknya dengan sengitnya, Pak Dullah menegur tindakan bapak tersebut.
”Mengapa Anda memukuli anak anda sampai dia menjerit kesakitan?
”Karena dia tak menurut kepada orang tua”
”Apa rupanya yang sudah dia perbuat?
”Tadi dia meminta uang sebesar Rp. 50 ribu kepadaku. Katanya dia mau membeli bibit ikan lele. Nanti kalu ikan itu sudah banyak, akan dijualnya dan uangnya akan dibelikannya ayam, dia bermaksud menernakan ayam itu dan hasilnya akan dibelikannya kambing. Kalau kambing itu sudah beranak dia akan menjualnya untuk dibelikan motor.”
”Lantas, apanya yang salah?”
”aku tidak setuju kalu uang hasil penjualaln kambing itu dibelikannya motor. Aku takut nanti motor itu akan dipakainya buat kebut-kebutan. Namun, dia tetap ngotot ingin membeli motor. Tentu saja, aku jadi marah.”
”apakah anda sudah memberikannnya uang yan g Rp. 50 ribu itu?”
”belum.”
”????……”
Ilmu orang kota
Dua pemuda kampung baru saja menginjakan kaki di terminal Kampung Melayu. Mereka ingin mencari peruntungan di kota Jakarta. Sebelum berangkat, guru mengajinya menasehati mereka agar berhati-hati menghadapi kehidupan di kota yang penuh cobaan dan godaan.
Orang kota juga tinggi ilmunya.
Karena merasa penat dan haus, kedua pemuda kampung itu pun mampir ke suatu tempat yang ternyata sebuah diskotek. Mereka takjub melihat banyaknya lampu di ruangan itu dan orang-orang bergoyang tak tentu arah. ”tenang saja, Mat. Mari kita terus membacakan doa yang diajarkan guru kita. Ini baru ilmu pembuka mereka,”nasihat Udin kepada Mamat, sohibnya.
Dengan panuh percaya, mereka pun memesan minuman sperti yang dipesan pelanggan lainnya. Ketika melihat botol yang dibukakan pelayan itu mengeluarkan busa, mereka semakin cemas.
”Mari kita terus membacakan doa, Mat.”
Taklama, busa di botol minuaman itu hilang. Merkea lega dan cepat-cepat menenggak sebotol minuman itu hingga tandas. Merasa dapat mgengalahkan ”ilmu” orang kota, mereka kembali memesan minuman yang sama dan melakukan hal yang sama pula. Membacca doa dan menenggak habis minuman itu. Setelah berbotol-botol, keduanya merasa sangat pusing dan tak sanggup lagi berjalan. Sebelum benar-benar tak sadar, Udin masih sempat berujar, ”sungguh hebat ilmu orang kota ini, Mat. Tidak lewat pandangan,dari minuman pluln kita diujinya………….”
CELOTEH FANS